Selain Sejuk, Hotel Di Bandung Ini Penuh Dengan Karya Seni

Bandung masih menjadi destinasi favorit para active people Jakarta yang butuh recharging their soul saat weekend. Hanya saja mereka plesiran ke Bandung bukan untuk berburu jajanan atau oleh-oleh untuk teman-temannya melainkan untuk memenuhi kebutuhan relaksasi badan dan pikiran.

Namun seiring pertumbuhan masyarakatnya, Bandung kini makin terasa padat dan nyaris tidak sejuk lagi. Udara terasa lebih panas dan kemacetan sudah memadati hampir keseluruhan jalan-jalan di Bandung. Cara menyiasati hal tersebut salah satunya adalah dengan menikmati Bandung di pinggir atas, apa itu? Ya.. kini banyak sekali para youth active people Jakarta yang mulai “melarikan diri” untuk mencari hotel di kawasan atas Bandung yaitu sekitaran Ledeng dan Jalan Sersan Bajuri, Cihideung.

Salah satu hotel yang layak menjadi pilihannya adalah Breeze Bandung Boutique Hotel. Sesuai namanya, hotel kelas premium ini menawarkan paduan yang serasi antara hawa sejuk Bandung dengan dekorasi dan koleksi karya-karya seni berkelas. Letaknya di sebuah kawasan sejuk asri Sersan Bajuri yang berbukit-bukit yaitu Pondok Hijau Permai. Karena hotel ini dipenuhi dengan koleksi karya seni berkelas, maka saya lebih tepat jika menyebut para tamu hotel ini sebagai youth active and artsy people. Apakah Anda termasuk traveler yang demikian?

Sejak memasuki halaman hotel kita sudah disambut dengan karya indah milik perupa asal Yogyakarta – Laksmi Sitoresmi. Sungkan rasanya melihat karya keramik berkelas berada di tangga masuk hotel, apalagi jika kesenggol bukan? Akan tetapi ini yang khas dari Breeze, hotel ini tidak mengizinkan tamunya membawa anak-anak berusia di bawah 12 tahun dan no extra bed! Mengapa demikian? Konsep hotel dengan kapasitas hanya 12 kamar ini semata-mata sengaja dibuat sebagai sebuah nest bagi mereka yang membutuhkan ketenangan dan suasana kontemplatif yang utuh. Atas penilaian tersebut, saya punya usul jika Breeze Hotel ini akan lebih lengkap jika dilengkapi fasilitas spa 🙂

Hampir semua dekorasi hotel diisi oleh para perupa berkelas, termasuk dekorasi interior kamar tamu tentunya. Semua tertata dengan baik sekali berkat ketekukan cita rasa seni berkelas dari kolektor Pak Nugroho yang berpadu apik dengan arsitektur hotel karya arsitek reputasi berkelas Tan Tjiang Ay. Sebagai bonusnya, jika Anda berkesempatan menginap di Breeze Hotel Bandung ini, jangan lewatkan untuk mampir ke Griya Puisi Tanpa Kata yang berada persis di depan hotel. Cukup tanya kepada staf hotel dan minta diajak menemani ke sebuah rumah dan galeri milik Pak Nugroho, sang kolektor seni tadi. Saya pribadi cukup terbelalak melihat koleksi karya-karyanya di sana. Mulai dari karya perupa Srihadi Soedarsono, F. Widayanto, T. Sutanto, hingga perupa muda seperti Andi Hakim dan masih banyak lainnya. Belum lagi koleksi pribadi barang antik milik Pak Nugroho yang berasal dari negeri-negeri Asia lainya. Tenang dan damai rasanya saya berada di dalam griya tersebut.

Kalau saya sering mendengar ungkapan “work hard, play hard” untuk para active people Jakarta, maka saya rasa sudah saatnya melengkapi phrase tersebut dengan “work hard, play hard, and also rest hard” dan Breeze Hotel Bandung ini saya rasa adalah salah satu hotel yang memenuhi kriteria kita untuk rest hard.

Breeze Hotel Bandung berada di Jl. Pondok Hijau Permai Blok I no. 11 Bandung. Telpon: +62 022-820 27488 / 820 27489. Untuk email ke info@breezebandung.com. Untuk info lebih lengkap tentang Breeze Hotel Bandung bisa klik situs mereka di www.breezebandung.com

(Semua foto milik @motulz)

Advertisements

10 thoughts on “Selain Sejuk, Hotel Di Bandung Ini Penuh Dengan Karya Seni

  1. Recommended untuk pasangan muda, karena hotel ini tidak boleh lebih dari 2orang/km dan tidak boleh ada anak2 karena penuh dengan barang seni. Pemilik hotel baik sekali kalau tamunya ngerti akan barang seni.

Leave a Reply to liandamarta.com Cancel reply