Ladang Bunga di Hokkaido, Bikin Hati Berbunga-bunga

Sebetulnya apa sih menariknya ladang bunga? Bukannya begitu-begitu saja? Lantas kenapa saat saya ke Hokkaido Jepang harus mengunjungi ladang bunga? Nah.. begini ceritanya..

Hokkaido – dari yang saya tahu adalah sebuah pulau di Timur Laut sisi Jepang yang terkenal dengan hasil perkebunannya. Baik itu sayur-mayur, buah-buahan, hingga bunga. Ternyata memang tidak diragukan lagi, dalam perjalanan saya dengan bus ke Sapporo – ibukota provinsi Hokkaido, saya melihat banyak sekali ladang. Hamparan ladang luas dari yang hijau dan warna-warni sebagai sebuah pemandangan yang indah sekali. OK.. Saya coba pilih dua contoh ladang bunga yang menurut saya layak untuk dikunjungi:

Shikisai No Oka

Ada beberapa ladang yang saya temui, contoh yang pertama adalah ladang bunga Shikisai No Oka. Berada di Biei yang jaraknya kurang lebih 30km dari Kota Asahikawa. Ladang bunga Shikisai No Oka ini sebetulnya satu dari beberapa ladang bunga milik swasta yang berada di kawasan Kimikawa District. Nampaknya di kawasan perbukitan ini memang subur untuk ditanami bunga, sayur, dan buah-buahan. Ladangnya luas-luas, rapih tertata, dan begitu indah. Entah bagaimana ladang bunga yang luasnya kurang lebih 7 hektar ini menjadi salah satu destinasi wisata banyak turis, baik turis asing maupun turis lokal Jepang sendiri.

Hamparan berbagai jenis bunga-bungaan seolah terbentang dari satu bukit ke bukit lain. Pengunjung dapat berkeliling di antara kolom-kolom pematang bunga baik dengan cara jalan kaki, naik motor ATV, atau naik odong-odong yang secara rutin bergantian berkeliling membawa banyak sekali wisatawan. Selain bunga, pengunjung pun dapat mengintip kandang hewan Apalka – sejenis hewan Lama yang dalam komik Tintin hobi meludah. Juga terdapat toko yang menjual berbagai produk dari bahan sayuran, buah-buahan, dan bunga-bungaan.

Tomita Farm

Ladang indah lainnya adalah Tomita Farm di kawasan Nakafurano. Sebuah ladang bunga yang terkenal sebagai penghasil produk-produk turunan dari bahan bunga Lavender. Jika selama ini saya hanya mengenal bunga Lavender yang dijadikan bahan pembuat obat nyamuk, ternyata di Tomita Farm bunga ini disulap menjadi banyak sekali produk turunan. Mulai dari sekedar krim pengusir nyamuk, makanan, parfum, sabun, pewangi ruangan, hingga es krim rasa Lavender. Saya pun wajib mencicipi es krim tersebut, rasanya? hmm.. ajaib!

Tempat ini ternyata juga menjadi salah satu destinasi favorit di kawasan Nakafurano. Tidak heran, saat saya datang ke lokasi ini bus kami pun sulit mencari parkir. Ada puluhan bus besar dan kecil memadati lahan parkir yang sebetulnya sudah sebegitu luas. Belum lagi mobil pribadi, mobil karavan, hingga rombongn motor besar. Semua tumplek di sini hanya demi menikmati keindahan ladang bunga yang begitu menawan sambil menikmati makanan dan minuman di kantin.

Tomita Farm juga milik swasta, bukan milik pemerintah. Tempat yang begitu luas ditata sedemikian rupa hingga begitu banyak pengunjung pun bisa dengan mudah lalu-lalang diantara ladang bunga yang tidak cuma Bunga Lavender namun ada banyak jenis lain bunga-bungaan. Wisatawan datang berombongan termasuk keluarga dan anak-anak. Antrian kasir untuk beli cenderamata dari bahan Lavender pun mengular panjang. Yang menarik adalah semua produk turunan Bunga Lavender dari Tomita Farm ini hanya bisa dibeli di kawasan sini saja, tidak di tempat lain. Jadi rasanya tidak sahih jika mampir ke sini tanpa membeli cenderamata berupa produk eksklusif hasil dari ladang milik keluarga Pak Tokuma Tomita.

Dari kedua contoh destinasi wisata ladang bunga barusan di Hokkaido, jelas sekali keindahan alam di provinsi yang sebenarnya terkenal bersalju saat musim dingin ini ternyata juga indah, cantik, dan nyaman dikunjungi saat musim panas. Seperti misalnya Tomita Farm barusan, lokasi Nakafurano ini sesungguhnya adalah daerah perbukitan yang landai yang mana di saat musim salju kawasan ini justru terkenal sebagai destinasi wisata tempat bermain ski.

Kadang saya berfikir, tempat yang begitu indah dengan lautan bunga ini sebetulnya sangat cocok untuk liburan keluarga atau pasangan muda yang sedang bulan madu atau bahkan dijadikan destinasi untuk pengambilan foto pre-wedding? Nah, bagi teman-teman yang berencana mencari liburan yang berwarna-warni, cobalah datang ke kawasan di Hokkaido ini. Caranya tidak terlalu sulit, cukup terbang menuju Sapporo lalu lanjut menggunakan kereta api ke Takikawa. Nanti dari situ kalian akan dengan mudah menjangkau Asahikawa, Biei, dan Furano dengan kereta api. Yang pasti selama perjalanan pun akan menikmati pemandangan hamparan luas dan perbukitan indah Hokkaido.

 

Terima kasih :

Advertisements

Leave a Reply