Sudah Bosan Ke Singapore? Yakin Sudah Keliling Ke Semua Pelosoknya?

Itulah jawaban saya saat teman saya berkomentar: ah bosen main ke Singapore terus, gitu-gitu aja. Semua pelosok sudah gue jajaki!. Oh ya? 😀 Awalnya saya percaya akan pernyataan tersebut karena saya pikir, luas Singapore itu seberapa sih? Masa iya dengan beberapa kali kita melancong ke sana tidak sanggup mengitari seluruh jalan dan pelosok Singapore?

Suatu hari saya membaca berita buruk sekali, yaitu Dave Grohl batal konser di Singapore karena sakit tenggorokan. Padahal saya sudah mempersiapkan diri untuk pergi ke Singapore menonton konser band kesukaan saya – Foo Fighters. Tapi apa daya, tiket pesawat sudah saya beli dan akhirnya saya pergi ke Singapore dengan go show saja tanpa persiapan apa-apa, termasuk penginapan.

Setibanya di Singapore saya cuma ingat satu nama, teman yang selalu siap sedia menampung kedatangan saya (walau dadakan) di Singapore. Seorang profesor muda asal Sulawesi yang canggih, yang beberapa tahun sejak kepulangan studinya di Amerika, kini menetap di Singapore untuk mengajar di salah satu kampus terbesar di Singapore – Nanyang Technological University (NTU).

Aso (@sociotalker) – si profesor muda itu, mengajak saya tinggal di apartemen dosen komplek NTU. Aso tinggal bersama isteri dan anaknya, sementara saya tidur di kamar tamu yang sangat nyaman sekali. Saya mengisi hari dengan ikut Pak Aso bekerja di kampus yang sangat besar sekali. Saya tidak tahu pasti berapa luas komplek NTU. Yang saya tahu kampus ini sangat indah dan bagus sekali. Jika diperhatikan sih nampak mirip dengan Universitas Indonesia, hanya saja kampus ini lebih bersih dan memiliki tempat-tempat hang-out mahasiswa yang mirip dengan mal.

Saya menikmati sekali berada di kompleks NTU ini. Semacam suasana dan lingkungan baru dari sebuah perjalanan ke Singapore. Di dalam kompleks ini pun ada bus yang mengelilingi kampus. Saya pun diajak masuk ke dalam satu gedung ke gedung lainnya. Mulai dari bangunan gedung moderen hingga gedung antik yang nampaknya peninggalan zaman kolonial.

Berkunjung ke Singapore memang selalu identik dengan wisata melancong belanja dan tempat-tempat hiburan. Singapore memang tidak besar. Akan tetapi, berkunjung ke daerah yang bukan tujuan turis jelas memberikan cerita tersendiri. Yang lebih seru, setelah saya berkeliling kampus NTU, teman saya – Ical (@arusderas), saya todong untuk mengajak saya tur ke studio TV ESPN. Makin lengkaplah plesir unik saya ke Singapore. Kali ini saya menemukan sebuah suasana dan lokasi yang berbeda dari kesan identik turis. Bahwa Singapore punya kampus negeri yang keren sekali. Thanks prof. Aso! Thanks Cal ! Jangan kapok yak! 😀

(Semua foto milik @motulz)

Advertisements

6 thoughts on “Sudah Bosan Ke Singapore? Yakin Sudah Keliling Ke Semua Pelosoknya?

  1. hmmm.. gedung NTU itu yg dulunya rumah alias istana milik Oei Hui Lan / Oei Tiong Ham, bukan ya…? katanya sih dijadikan universitas.. Duh, penasaran..

    • Waaah aku ga tauuu :)) hahaha.. Ga rencana jadi ngga ada persiapan apa2 euy 😀 Kapan2 mo ke sana lagi ah hihihi

Leave a Reply