Hidup Sehat Cara Manula Di Cina

Saya sering melihat orang-orang Cina yang sudah manula tapi masih sehat dan bugar untuk jalan ke sana-sini. Banyak yang bilang kalau hal tersebut diakibatkan dari rajinnya mereka meminum jamu-jamuan berkhasiat. Akan tetapi hal lain yang saya temukan waktu saya berkunjung ke salah satu kota industri di Cina, bukan tentang jamu-jamuan, melainkan joget-jogetan.

Saya mengunjungi Kota Chongqing Cina dalam rangka sebuah kunjungan kerja. Seperti biasa dalam mengisi waktu sengang saya suka berjalan-jalan mencari keramaian warga setempat. Hal paling mudah adalah pasar atau alun-alun. Akan tetapi yang menarik saya temukan di Chongqing Cina ini adalah keramaian di taman-taman kota.

Taman banyak ditemukan di Chongqing. Tidak musti sebuah taman yang tertata, namun hanya sekedar lahan terbuka yang luas dengan alas semen pun juga ramai dikunjungi warga. Mulai dari orang tua, anak-anak yang bermain bersama teman dan anjingnya, sampai para orang tua dan manula juga bermain di taman. Para manula di Cina konon memang gemar berkumpul bersama-sama di taman.

Para manula ini sebetulnya tidak melakukan pekerjaan atau aktivitas penting. Mereka datang ke taman yang diantar oleh cucu-cucunya hanya dalam rangka bertemu dengan teman sesama manulanya saja. Ada yang bermain catur, ada yang sekedar duduk-duduk, bahkan ada juga yang menari dan berjoget bersama-sama. Alasannya sederhana, yaitu menghibur diri bersama teman-teman seusianya dan mengurangi stress.

Ketika saya tanya pada satu orang anak muda yang nampaknya sedang menemani kakeknya, dia bilang ini kegiatan rutin kakeknya di sore hari. Tujuannya memang cuma untuk menghabiskan waktu saja bersama teman-temannya. Mereka saling bercerita, ketawa-ketawa hingga diskusi berita di koran. Yang menarik, dari diskusi mereka nampak sekali mereka ini adalah generasi orang Cina yang masih jaya pada masa komunis Sovyet. Tidak heran jika hampir banyak dari mereka berpakaian dan berdandan lebih mirip orang Sovyet dibanding pakaian orang Cina.

Ternyata, untuk orang-orang lanjut usia, berkumpul dengan teman-teman sejawat adalah vitamin yang berkhasiat untuk membugarkan badan dan pikiran. Seharusnya, formula ini bisa ditiru di Jakarta atau kota-kota besar di Indonesia, bahwa rahasia tetap muda, tetap bugar, dan tetap sehat adalah dengan cara berkumpul bersama-sama dan tetap ceria!

  • Sebelum berkunjung ke Cina, jangan lupa cek suhu udara (musim) di sana. Salah bawa baju sangat merepotkan
  • Yang membuat cuaca di sana sangat dingin adalah anginnya. Angin dingin lebih menusuk dari sekedar suhu dingin
  • Warga Chongqing jarang sekali yang bisa berbahasa Inggris, jadi hati-hati kalau mau travel sendirian
  • Jika dadakan harus ke tempat dingin, baju darurat yang bisa dipakai adalah jersey kiper tangan panjang. Dalemannya pake kaos
  • Selalu sedia air minum (putih) kemana pun kita pergi. Udara dingin sering membuat kita tidak haus tapi kering akhirnya dehidrasi
  • Kota Chongqing bukan cuma dingin tapi juga berkabut. INGAT! itu bukan kabut tapi polusi udara. Tidak membuat sesak sih atau berbau. Akan tetapi jangan terlalu lincah aja 😀

(Semua foto milik @motulz)

Advertisements

7 thoughts on “Hidup Sehat Cara Manula Di Cina

  1. Keren Mas, jadi ingat pas di Weifang salah kota di province Shandong pas bulan Nov dimana suhu di malam sekitar 2 celcius, banyak yang berkumpul & berjoget di semacam alun alun nya buat ngangetin badan dan tentunya sekalian olah raga

Leave a Reply